Layanan Berbayar Dengan Nilai Jual
Andaikan semua layanan itu gratis dan hasilnya memuaskan, dunia bisnis pasti lebih mudah dijalankan. Artikel kemarin yang membahas perbedaan dan potensi layanan gratis dan berbayar, ternyata mendapatkan tanggapan unik (dan sekaligus perkerjaan rumah) dari Pak Arief yang kebetulan juga mengelola beberapa situs seperti lowongan kerja dan direktori ekportir furnitur.
Apa yang membuat suatu layanan berbayar tetap valid & bertahan?
Value (Nilai Jual)
Layanan penerbangan mempunya kursi first class dan ekonomi, hotel ada yang berbintang 3 atau 5, iklan baris di Jawa Pos begitu mahal dibanding iklan baris online, tas Louis Vuitton berharga ratusan kali lipat dibanding tas di tanah abang, dan seterusnya.
Dari beberapa perbandingan di atas, bisa dilihat bahwa tiap layanan (termasuk barang), mempunyai nilai jual yang lebih dari yang lain. Bagaimana cara membangun layanan dengan nilai jual lebih, sehingga anda sebagai pemilik layak menarik harga sebagai imbalan, sekaligus memuaskan pelanggan.
Untuk gampangnya dan tidak keluar dari jalur topik2 sebelumnya, mari tetap menggunakan situs iklan baris sebagai studi kasus:
- Trafik & Basis Pengguna
2 Hal ini merupakan nilai ukur yang paling utama di dunia internet. Situs dengan jumlah pengunjung atau anggota yang tinggi tentu menggambarkan suatu potensi penghasilan yang tinggi. Contoh nayata adalah YouTube, situs penyaji video online yang dibeli seharga US$ 1.5 M. Padahal situs tersebut masih minus untuk urusan profit, tapi dominan untuk urusan trafik. - Supply vs. Demand
Untuk kasus iklan baris, bisa dibilang sebagai kebutuhan dan imbalan. Pemasang iklan membutuhkan layanan untuk menyebarluaskan penawarannya, entah barang atau jasa. Apakah layanan situs baris tersebut bisa memenuhi kebutuhan ini? Perlu diingat bahwa pelaku bisnis cenderung menghitung segala sesuatu dengan angka. Hasil = Harga Barang (atau Profit) x Jumlah Penjualan (atau Penawaran). - Fasilitas Khusus
Situs lelang eBay memberi fasilitas khusus yang memudahkan penjual reguler (bisnis) untuk memasang iklan secara otomatis. Tentunya hal ini sangat memudahkan proses penjualan, didukung juga dengan struktur harga yang sedikit berbeda. Begitu juga layanan simpan foto Flickr, dengan ProAccount-nya (no monthly upload limit). - Strategi Harga
Menentukan harga yang pantas untuk suatu penawaran, terutama jasa, merupakan hal yang amat susah. Pastikan harga penawaran anda masih sesuai dengan imbalan yang diperoleh. Sedikit survey pasar sebelum menentukan mungkin membantu proses pengambilan keputusan. - Kompetisi
Sebelum menentukan harga tarif pemasangan iklan, cobalah lihat para kompetisi anda. Bagaimana kinerja mereka dilihat dari unsur jumlah pengunjung, persentasi penawaran yang sukses, fasilitas2 yang diberikan, harga, dll. Bukanlah ide yang bagus untuk memasang tarif yang setara dengan koran Jawa Pos, bila situs iklan baris anda belum bisa menyamai jumlah peredaran koran Jawa Pos. Termasuk juga situs2 iklan baris lainnya yang dominan.
Kesimpulan
Bila hal2 yang disebutkan di atas (dan yang mungkin tertinggal) belum bisa terpenuhi, maka usaha anda belum mempunyai nilai jual yang pantas, setidaknya untuk urusan situs iklan baris. Intinya adalah apa yang diberikan harus sesuai dengan apa yang didapat.
Solusi?
Untuk urusan situs dan layanan internet, solusi yang paling efektif dan banyak dipraktekan adalah Freemium. Lalu apa saja yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan nilai jual barang atau jasa kita?
Senin atau Selasa yah
PR pak Arief sudah cukup
Jangan lupa komentarnya.
Catatan: Artikel ini merupakan bagian dari kampanye One-Post-Per-Day. Silahkan simak artikel2 lainnya.
Jangan lewatkan artikel berikutnya, silahkan berlangganan lewat RSS feed!
Posted in Business & Marketing at August 23rd, 2008.
Trackback URI: trackback
Tags: Iklan Baris, marketing, Online Business, OPPD, Selling Point, Selling Value
August 23rd, 2008 at 8:50 pm # Akhmad fathonih
Untuk poin yg pertama,saya cukup paham.basis pengguna ibarat tanah liat atau pleido yg bs dbentuk jd macam2 barang menguntungkan.tidak hanya bagi situs tkait ttp jg bg jaringan lain situs tsebut.
Nah,poin sisanya saya mau menelaah lagi.blm nyambung saya XD
August 23rd, 2008 at 10:28 pm # bowbee
Yup. freemium. Itu adalah cara terbaik dan efektif untuk dilakukan. Saya setuju. btw Youtube itu dapet untung darimana ya? Rasanya terlalu banyak gratis didalamnya…
August 24th, 2008 at 7:06 am # Paman Gober
kalo saya buat situs iklan baris cuma iseng ajah ga ada niat untuk mendapatkan hasil yang gede dari sana. Kalo ga niat gitu, berarti hasilnya juga ga ada yach.. tapi ga papa deh
August 24th, 2008 at 7:34 am # Nias Zalukhu
Postingan yang manthap.. eh jangan lupa.. service buat customer juga harus baik hehehe
August 24th, 2008 at 8:52 am # Tony
sepertinya aku masih jauh dari arah kesana
August 24th, 2008 at 6:29 pm # Cah Jogja
100% setuju, Bang! Salam kenal…
August 24th, 2008 at 8:50 pm # Internet Marketing
Mantap, runtun, dan mudah dipahami, kalau membhas masalah layanan dengan nilai jual tinggi.
Salam kenal dan terima kasih atas kunjungannya.
August 24th, 2008 at 9:31 pm # Andi Eko
Akur boss .. bagus lho penjelasannya, Thanks ya
Salam Kenal
August 24th, 2008 at 11:19 pm # Ivan Sielegar
@Akhmad - Dah ngerti poin lainnya?
@Bowbee - Youtube selalu minus
Di beli karena user base saja
@Paman Gober - Iyah, setidaknya kalo diseriusi pasti lebih menghasilkan. Kalo nggak, yg udah usaha yang sedih
@Nias Zalukhu - So pasti !! Kalo ga, nanti seperti kasus mu
@Tony - Ga papa, dikerjar donk.
@Cah Jogja - Salam kenal juga!
@Internet Marketing - Salam kenal. Sering2 mampir.
@Adi Eko - Salam kenal juga.
August 25th, 2008 at 9:53 pm # Arief Fajar Nursyamsu
Kalau situs iklan baris gratis, saya pikir perlu dipaparkan kepada publisher lebih banyak mana pengunjungnya. Yang pasang iklan atau yang cari iklan?
Kalau yang banyak adalah yang pasang iklan, then.. perlu dipikirkan apakah worth untuk beriklan di situ. Kalau yang banyak adalah yang cari iklan.. saya pikir ini bisa jadi faktor buat menarik paid advertiser.
Mengenai metode pengukurannya.. tentu diluar topik yang kita bahas ini. Mungkin Google Analytics bisa membantu menyelesaikannya..
Thanks mas.. great post.. berhubung sudah langganan.. selain masuk ke feed reader.. saya tau di blogroll ya..
August 26th, 2008 at 1:36 am # sapimoto
Jangankan untuk yang berbayar, walaupun diblog sudah dipasang tempat untuk beriklan secara gratis, tetapi juga masih minim peminat…
August 26th, 2008 at 8:50 am # Ivan Sielegar
@Arief - Ya itu urusan trafik namanya
Kalo suatu iklan baris lebih banyak yg pasang iklan, ya lama2 yg iklan yg ga mau donk.
@Sapimoto - nah itu dia …soalnya belum ramai bener, sampe dikasih gratis aja males.