Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Cuil?

Cuil ada layanan mesin pencari (Search Engine) baru, yang dipelopori oleh mantan pegawai Google. Situs ini diluncurkan beberapa hari lalu dan mendapat liputan banyak media, baik online maupun tradisional.

Apa yang bisa kita dipelajari dari Cuil?

Sekilas Tentang Cuil & Fitur2nya

Pendiri Cuil adalah orang2 yang termasuk berpengalaman dalam dunia Search Engine, termasuk pengalaman di beberapa perusahaan terkemuka seperti IBM atau Google. Pembicara dari pihak Cuil menyatakan bahwa Cuil telah melacak situs2 di internet yang jumlahnya 3 kali lebih banyak dari koleksi lacakan Google. Proyek ini konon didanai oleh sebuah venture capital, dan terbilang sampai US$ 33 juta.

Tampilan Cuil terbilang sederhana, ala Google, yang hanya menampilkan Search Box saja. Dengan menggunakan Autofill, pengguna akan disuguhi rekomendasi kata2 kunci populer. Tampilan hasil pencarian ditata ala majalah (grid) dan memberi kesan berbeda.

Siasat Peluncuran

Cuil dengan sengaja menyebut pendiri2nya dengan Google. Siapa yang tidak tahu Google? Tentu saja semua pengguna internet tahu pasti perusahaan satu ini, yang terkenal dengan layanan pencari yang amat tangguh. Fakta ini ditambah heboh lagi dengan pernyataan tentang jumlah lacakan yang 3x lebih banyak, yang memungkinkan pencari mendapatkan informasi lebih. Tapi apakah lebih baik?

Kualitas, Bukan Kuantitas

Jumlah lacakan Cuil juga menjadi perbincangan hangat. Apakah memang dengan 3x lebih banyak data dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik? Jawabnya, Tidak! Saya sempat mencoba memakai kata kunci “Civic” dan membandingkan hasilnya dengan Google. Ternyata Cuil tidak dapat menyajikan situs Honda resmi sebagai hasil pertama. Tampaknya Cuil lupa fungsi yang mesin pencari yang sebenarnya… Kualitas :)

Keganjalan Di Tampilan Hasil Pencarian

Untuk sementara, Cuil telah kalah dari segi kualitas. Hal ini malah diperburuk dengan keganjalan dari gambar di tampilan hasil pencarian, meskipun tataan cuil terbilang bagus. Akibatnya, keluarlah komentar2 negatif dari para blogger, yang ujung2nya malah merusak citra Cuil yang masih baru.

Muncullah Yuil!

Berhubung Cuil adalah topik hangat, kesempatan ini tidak dilewatkan begitu saja oleh Yahoo. Team Yahoo membuat plesetan Cuil, yaitu Yuil, menggunapan BOSS API barunya. Hasil pencarian Yahoo ditampilan dengan tataan ala Cuil sendiri, yang intinya adalah menyatakan bahwa hasil pencarian Yahoo masih jauh lebih baik. Seru kan?

Apa yang bisa kita pelajari dari kejadian ini?

Dengan mengkaitkan sesuatu dengan sosok yang jauh di atas, hal biasapun juga bisa terangkat. Mau coba? Silahkan kamu tambahkan beberapa kata kunci di blogmu yang menyangkut nama2 orang beken (Sandra Dewi kali?) Pasti pengunjung blog jadi terasa lebih rame:)

Semakin tinggi posisimu, angin yang bertiup juga lebih kencang. Jadi siap2lah dengan serangan dari berbagai arah. Dengan mengkaitkan namanya dengan Google, Cuil mendapatkan banyak liputan dari blogger, termasuk hal2 negatif.

Nah… Siapa sekarang yang masih mau beken? :)

Catatan: Artikel ini merupakan bagian dari kampanye One-Post-Per-Day. Silahkan simak artikel2 lainnya.

Rating 2.00 out of 5

Jangan lewatkan artikel berikutnya, silahkan berlangganan lewat RSS feed!


Posted in User Experience, Web Application at July 31st, 2008.
Trackback URI: trackback
Tags:

10 Responses to “Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Cuil?”

  1. July 31st, 2008 at 7:47 pm # Akhmad FathonihNo Gravatar

    Believe it or not, saya belum mencoba cuil :D. Cerita tentang kuantitasnya sudah ditampik oleh beberapa blogger. Hmm, kemarin saya sepat baca, somewhere di antara RWW, mashable, atau TC.

    It’s true, quality atau relevancy lah yang diharapkan pengguna. Mungkin ini yang terlewat dari Cuil atau justru jadi strategi utama Cuil? Maksudku, apa ya mungkin mereka bersikukuh untuk menampilkan layanan gagal?

    Kita tunggu saja, mungkin beberapa hari lagi Cuil akan kembali dengan wajah baru, wajah Cuil yang sesungguhnya ;)

  2. August 1st, 2008 at 7:44 am # bowbeeNo Gravatar

    Cuil… kata itu juga merupakan bahasa jawa yang artinya ’serpihan’

    Bener-bener ’serpihan’ dari google ni…. :)

    Btw Yuil tu ada bener? Kok saya buka webnya ga bisa…

  3. August 1st, 2008 at 9:18 am # PiograndNo Gravatar

    Gua nyoba beberapa saat lalu, untuk pencarian nama gua sendiri, malah jatuhnya banyak yang dari blog orang lain, yang kebetulan gua jatuhi komentar. :(

    Dari sini Saya coba melogika sendiri, mungkin basic pencariannya berdasarkan popularitas web yang sama2 mengandung kata kunci yang sama kali ya??

    Nggak tahu juga deh, masih awan soal beginian.

    salam,

  4. August 1st, 2008 at 1:10 pm # Ivan SielegarNo Gravatar

    @Akhmad - Mungkin aja grogi kali. Kasih waktu sampe update selanjutnya.

    @Bowbee - Yuil cuman eksperimen sehari koq. Udah ditarik ama yang buat.

    @Piogrand - Artinya, kamu belom beken :) Coba lagi lain waktu … heheheh

  5. August 1st, 2008 at 3:41 pm # konsultasi kesehatanNo Gravatar

    Cuil…n…Yuil…..jangan2 orang Indonesia yg membuatnya?

    Mas Ivan kalee…..
    salam kenal n semoga sehat selalu di negeri orang

  6. August 1st, 2008 at 10:07 pm # AceLNo Gravatar

    wkwkwkwkwk… cuil.com mah bukan buatan orang Indonesia. Cuil tug bacanya “cool” “mengutip dari jawapos” ;)

  7. August 3rd, 2008 at 9:38 am # jimmyNo Gravatar

    belum pernah nyobain cuil nih, dan belon tertarik.. bener juga segala sesuatu yang nebeng nama besar orang lain belum tentu bagus

  8. August 3rd, 2008 at 9:50 pm # Ivan SielegarNo Gravatar

    @Konsultasi & Acel - Emang koq, bukan made in Indonesia. Kalo made in Indonesia, pasti jiplak Google atau Yahoo abis :) Dan namanya yang cocok “Tuyul” :)

    @Jimmy - Resiko lah, harus tahan angin :)

  9. August 6th, 2008 at 10:56 pm # Lex dePraxisNo Gravatar

    Ya, sejauh ini CUIL terlihat kurang menarik, apalagi search result-nya terasa payah…

  10. September 28th, 2008 at 2:52 am # Fikri OnlineNo Gravatar

    Saya juga pernah mencoba berbagai Search Engine yang ada di intenet termasuk si-CUIL-an dari Google (he..he..he), tapi semuanya tidak sebaik apa yang saya dapat ketika menggunakan Google. Sampai saat ini Google masih merupakan the best Search Engine in the world..! :)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>