Online Conversation in Social Media
Karena selama liburan saya tidak sempat aktif di dunia maya, maka dalam 2 hari terakhir ini saya luangkan waktu untuk mengejar ketinggalan dengan membaca topik2 menarik dari blog2 favorit saya. Salah satunya adalah artikel tentang New Media, oleh Pak Nukman Luthfie dari Virtual Consulting. Dalam artikelnya, yang juga merupakan tinjauan dari keynote speech Hermawan Kartajaya di World Marketing Conference, beliau menjelaskan tentang kehadiran internet sebagai media baru, dan keterkaitannya dengan strategi pemasaran.
Sebelum lanjut lebih jauh, saya ingin pastikan anda telah mengerti definisi social media. Menurut Wikipedia, social media adalah gabungan aktifitas yang melibatkan interaksi sosial dan teknologi (internet), dan merupakan susunan dari kata2, foto, dan video. Wujud akhirnya bisa berupa blog, email, online photo album, IM (instant messaging), dan lain2.
Awalnya, Internet dikembangkan untuk mengakses informasi lewat halaman2 situs. Kemudian dilanjutkan dengan adanya surat elektronik (email) yang memungkinkan beberapa individu untuk saling berkomunikasi di dunia maya. Hal2 primitif ini adalah bentuk awal dari Online Conversation, yang akan dibahas lanjut di bawah.
Kenapa kita perlu mengerti fenomena ini? Dan apa keterkaitannya dengan dunia pemasaran? Online conversation boleh dibilang jauh lebih efektif dibanding media tradisional, layaknya surat kabar atau televisi, karena materi dapat tersebar luas dengan cepat. Ditambah lagi kebebasan pengguna (konsumen) untuk saling berinterkasi, entah itu secara horizontal (sesama konsumen) atau vertikal (perusahaan & konsumen).
Contoh: Bila anda membaca artikel menarik di koran pagi dan hendak berbagi dengan orang lain, apakah anda mau khusus membawa koran tadi, meskipun sudah dikliping? Tapi dengan social media, anda dapat dengan mudah menggunakan fasilitas bookmark di browser anda, atau menggunakan online bookmarking service. Penyebaran berita sendiri bisa melalui email, copy paste ke teman2 di IM (Instant Messaging), atau muncul secara otomatis di Mini Feed Facebook.
Penyebaran materi antara sesama pengguna merupakan interaksi secara horizontal yang tidak dijumpai di media2 tradisional. Ditambah lagi dengan fasilitas mobile internet, pengguna jadi semakin leluasa berbagi hal2 yang disukainya, kapan saja dan di mana saja. Disamping itu, social media juga banyak membantu dalam hal komunikasi vertikal, seperti Customer Support/Service lewat email, karena tidak perlu telpon dan menunggu giliran dijawab.
Nah, sekarang tinggal satu hal tersisa, yaitu bagaimana cara memulainya? Sebuah percakapan tentu berhubungan erat dengan topik yang dibahas. Sebuah topik yang menarik tentu lebih menarik perhatian, dan dengan cara penyampaian yang benar, topik pasti lebih cepat tersebar luas. Ingatlah, Content is King!
Apa pendapatmu?
Jangan lewatkan artikel berikutnya, silahkan berlangganan lewat RSS feed!
Posted in Business & Marketing, Social Media at July 16th, 2008.
Trackback URI: trackback
Tags: E-Commerce, Internet, marketing, Social Media
July 16th, 2008 at 6:47 pm # yodi aditya
If content is King, then who is queen?
July 16th, 2008 at 7:21 pm # Tony
sepertinya pikiran lagi mentok mo jawab apa hehehe
July 16th, 2008 at 8:07 pm # Ivan Sielegar
@Yodi - If Content is King, Presentation is Queen!
Percuma kalo contentnya bagus, tapi penyajiannya ngawur. Terutama pake background kedip2 dan iklan yg menyakitkan mata. There you go!
@Tony - Ga apa, asal rajin mampir aja
July 16th, 2008 at 9:43 pm # Felix
Manteb juga nih hipotesis horizontal dan verticalnya. Ilmu baru di pagi hari! Thanks.
Content is the king, presentation is the queen, and the design should bling-bling :p
July 17th, 2008 at 9:11 pm # Akhmad Fathonih
Content is the king, ini mengingatkan saya pada salah satu artikel di copyblogger bahwa sometime you just can’t be yourself — padahal dari dulu kita (mungkin) selalu berusaha “be yourself”. Karena content adalah selalu dinilai dari perspektif pembaca maka tulisan pun harus berorientasi pada pembaca dan tidak lagi all about ourself.
Well, tapi saya rasa adakalanya kita tetap bisa berdri di tengah-tengah. Jika tidak, maka masih bisa diakali dengan jalan membuat blog untuk setiap segmen pembaca termasuk kita sendiri sebagai pembaca.
July 18th, 2008 at 7:23 am # Ivan Sielegar
@Felix - Makanya kamu masih dapet job, kalo ga ..bakalan nganggur loe
@ Akhmad - “Be Yourself” itu adalah first step (terutama buat org ga PD dan ga tau mau gimana). Setelah mulai jalan, seseorang juga harus fleksibel. Orang yang jalannya “lurus” terus, ga bakalan bisa sukses. Harus sedikit nyeleneh
July 24th, 2008 at 3:20 am # kocu
content is king ya, gw setuju.
Kemaren gw baru ngobrol jg ama temen yang lagi nanya soal buka web untuk jualan. Gw langsung tanya, udah siap konten belum?
Kalau kita ga siap untuk maintain konten apa yang akan ada dalam web (apa pun bidangnya), semua bisa sia2. Web yang cantik dan indah atau yang sangat kreatif sekalipun, tanpa konten yang bisa memuaskan dan bisa memancing loyalitas pengunjung… hm…
Ngomong2 gw seneng dengan content blog ini (^_^) salam kenal ya, saya baru hari ini mampir.
July 28th, 2008 at 8:14 pm # Internet Marketing
Saya setuju bahwa internet semakin penting dalam marketing. Hal ini terbukti dengan adanya blog Hermawan Kartajaya.
Kalau content adalah king-nya maka title adalah queen-nya, karena king tidak bisa hidup tanpa queen, setuju ?
July 28th, 2008 at 8:25 pm # Ivan Sielegar
@Kocu - Kalo asal buka online store, yang penting katalog-nya lengkap, plus foto2 menarik. Setelah itu, blog bisa digunakan sebagai tambahan … mungkin cara pakai produknya dll..
@Internet Marketing - Saya lebih setuju kalo Queen adalan cara penyajian. Title adalah salah satu elemen dari penyajian. Setuju?
July 31st, 2008 at 11:52 pm # Joanne
hmmm.. aku juga tertarik new media lhooo…
August 5th, 2008 at 3:41 pm # Ivan Sielegar
@Joanne - Ya langganan RSS Feed atau lewat email aja, biar tidak ketinggalan.
August 5th, 2008 at 8:21 pm # Manfaat & Tantangan Bisnis di Dunia Maya - MangoAddict
[...] telah terbukti efektif di jaman modern ini, ditambah lagi dengan konsep social media yang memungkingkan informasi untuk lebih cepat tersebar luas. Di kesempatan ini, saya ingin [...]
August 17th, 2008 at 9:21 pm # Social Media: Membentuk Identitas - MangoAddict
[...] waktu lalu telah kita singgung tentang perbincangan di dunia maya lewat media sosial, yang nyatanya semakin hangat diperbincangkan. Seperti yang kita ketahui sosial media telah menjadi [...]